Fiksi

Fajar

admimin / April 14, 2018

“Kutunggu kamu  depan rumah..”

“Yakin, jadi berangkat malam ini juga?”

“Iya, ayo cepat. Aku mau mengejar sunrise, aku rindu debur ombaknya, disinari semburat cahaya matahari itu.”

“Ya sudah, nanti kalau sudah dekat, aku w.a.”

“Ya”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *